[FF] Be Alright

Title : Be Alright

Author : Kyfkyafly (@2fNyez)

Cast : Kai or Kim Jongin and His Girl

Other Cast : Chanyeol and Soyu

Genre : Romance, Fluff

Lenght :

Just Fiction, Nothing real. Sorry for Bad fic and the Typos. Enjoy the story and Happy reading ^^

2014©Kyfkyafly’s Storylines

-Story Begin-

“Hacii….” aku mengusap hidungku. Lagi-lagi terserang Flu setelah semalaman berjuang mengerjakan tugas memuakan dari Dosen. Huh, beginilah cerminan seorang mahasiswi. Kalo tidak di bantu oleh Chanyeol dan Soyu mungkin tugas itu tidak bisa ku serahkan pagi ini pada Dosen Botak nan menyebalkan.

“Itu bersin ke-7 mu hari ini. Wow, Rekor.” Komentar Soyu sambil tersenyum miring. Kadang-kadang mulut anak ini memang perlu di sumpal.

“Kau benar-benar Observer terbaik. Soyu is the best.” Aku mencoba memujinya sedikit. Yah, walau dalam hati aku benar-benar muak. Dia hanya tersenyum.

“Oh bagaimana tugas –setan- mu itu ? apakah di Acc ?” Tiba-tiba anak ini mengalihkan pembicaran, sok perhatian dengan tugas ku, padahal barusaja dia mengejek ku. Dasar Moody.

“Tentulah, kau fikir tugas ku tidak di terima dan harus di Revisi lagi ? percuma aku harus menghabisakan semalaman bersama mu dan si Berisik Chanyeol, bukan ?” Jawabku kalem sambil menyeruput american coffe yang masih hangat.

“Baguslah, aku jadi tidak harus menyediakan tempat juga menyediakan makananku yang berharga lagi. Terutama Chanyeol, dia benar-benar pemakan Segalanya.” Jawabnya dengan cemberut –sok kesal- lagi-lagi membuat ku memutar bola mata sekaligus terkekeh geli di akhir. Anak ini memang benar-benar menyebalkan dan perhitungan, oh bukan, tapi Pelit. Tapi syukurlah, tadi malam Chanyeol sempat membuat sedikit perlajaran dengannya. Menghabiskan segala isi kulkas hingga tak tersisa tanpa bertanggung jawab. Kami kabur tanpa pamit, dan dia marah-marah setelah kami berjalan 10 meter. Hahaha, rasakan itu. Untung kami telah menyelesaikan tugas. Rasakan itu Soyu.

“Eh, nanti sore ada pertandingan Basket antar Kampus di lapangan Indoor sebelah, mau nonton ?” tawar Soyu tiba-tiba. Anak ini memang pintar berkilah.

“Nanti sore ? hmmm, bagaimana ya ?” aku mempertimbangkan dengan keadaann ku sekarang. Tiba-tiba..

“Haciii..” aku kembali mengusap hidung sebelum ingus keluar dan aku harus menutup muka.

“Itu Bersin Ke-8 mu hari ini.” Komentar Soyu lagi.

“Oh aku mengerti jawabannya, sepertinya kondisi mu tidak fit hari ini ?” tiba-tiba Soyu menambah Komentar –sok tau- lagi dan sekaligus bertanya.

“Yeah~, begitulah.. ini gara-gara Chanyeol semalam. Dia mengendarai motor dengan tidak Waras. Aku jadi terkena angin malam. Jadi, beginilah aku sekarang.” Curhatku pada Soyu. Dia hanya menggeleng sok Prihatin.

“Anyway, bagaimana dengan Kai-mu itu ? ku dengar hubungan kalian tidak baik-baik saja akhir-akhir ini ?” Huh, sudah berapa kali ini bocah mengalihkan Topik. Aku memijat keningku karena tiba-tiba merasa pusing.

“Ya, begitulah. Jangan mengalihkan pembicaran kenapa sih ? aku pusing harus mengikuti arus otak udang mu itu.” Komplainku sambil memijit kening.

“Oh, mian. Aku hanya bertanya. Soalnya aku sering melihat Kai dengan Yujin akhir-akhir ini. Apakah terjadi pertengkaran hebat antara kalian berdua ?” bisakah kali ini Soyu tidak ikut campur dengan urusan ku ? bukannya aku tidak mau teman ku yang satu ini ikut membantu menyeselaikan masalah, tapi kau tidak lihat kondisi ku sekarang, pabo ? aku mendengus dan mencaci dalam hati.

“Oh Fuck you Soyu, aku benar-benar pusing, Pabo. Aku harus pulang segera. Bye…” akhirnya aku bisa mengeluarkan unek-unek ku sekalian cacian agar dia tersadar sedikit. Aku segera pergi dari hadapannya. Kulihat dia hanya mendengus.

“Oh Fuck you too, Hyojin. Jangan lupa nanti sore jam 3 p.m aku jemput, Ok ?”

“Yeah~”

.

.

.

.

The Afternoon

Aku dan Soyu telah berada di Tribun bersama ratusan penonton yang lain. Aku sebenarnya masih merasa pusing, tapi aku belakan-belakan demi siapa lagi kalo bukan Kai. Jadi seperti ini, aku dan Kai –kekasihku- masih dalam hubungan yang tidak jelas. Entahlah, aku benar-benar bingung. Dia menjadi sedikit menjauh akhir-akhir ini. Dan Gossip tadi pagi tentang Kedekatan Kai dengan Yujin sukses menohok ku. Oh bagaimana tidak, walau hubunganku dengan dia mungkin masih terombang-ambing setidaknya aku belum putus kan ? maka, aku harus meminta penjelasan.

“Hei, lihat ! pertandingannya sudah di mulai.” Teriak Soyu dan kamipun hanyut dalam pertandingan tersebut.

.

.

.

.

“Hei, pertandingannya sudah selesai. Tadi benar-benar hebat. Kai bermain sangat baik, dia pantas mendapat gelar MVP. Kampus kita menang karena dia.” Komentar Soyu saat kami berjalan pulang. Aku sebenarnya tidak memperhatikan pertandingan karena aku merasa teramat pusing dan Flu berat.

“Eh tadi aku juga melihat Yujin pulang bersama dengan Kai and the Kids. Hei, apa kau dan dia benar-benar putus ?” tanya Soyu lagi yang sukses membuat ku tercengang. Aku merasa tambah pusing kembali dengan pernyataan sekaligus pertanyaannya. Tadi aku memang sempat melihat Yujin. Dia meneriaki dan memberi semangat bahkan sempat turun ke lapangan atau entahlah aku tidak peduli. Menoton Basket kali ini sukses membuat ku Heart attack dan melupakan tujuan awalku menanyakan kepastian.

“Tapi, tadi aku tidak melihat Chan-“ aku memotong omongan Soyu.

“Shut up your month! We’ll go home now and don’t say anything while we on Way, arraseo?” pinta ku padanya. Dia hanya menggangguk. Bagus.

“Good girl. So, let’s go.” Namun belum beranjak jauh aku medengar seseorang memanggilku.

“Hyojin..” oh, siapa lagi ?

“Ohh who is, so ?” tanyaku pada Soyu yang ada di belakangku tanpa melihat.

“E-emm he is ..” aku langsung berbalik dan melihat sosok Kai. Oh god, rasanya aku ingin menenggelamkan diri di Samudra Atlantik. Aku benar-benar tidak ingin melihat wajahnya saat ini. Tubuhku panas dingin menahan sakit yang mendera.

“Hyojin.. aku harus berbicara padamu.” Pinta Kai. Aku menggeram. Ini bukan saatnya bertengkar lagi dan membuatku semakin pusing.

“Oh Kai, maaf tapi aku Lelah hari ini, BODOH !” aku tidak peduli dengan predikat Namjachingu karena dia benar-benar membuatku naik darah. Tidak hanya dia, Soyu yang dari tadi tidak bisa diam dan Chanyeol yang akhir-akhir ini membuat ku Gila dengan Tumpangan Gilanya. Namun sebelum Kai membalas ucapanku, aku merasa Pening teramat dan kunang-kunang mengelilingi kepalaku. Lalu dunia menjadi Gelap seketika.

.

.

.

Aku mengerjapkan pandangan. Dimana aku sekarang ? oh tidak, ini bau Obat-obatan yang menyengat. ku pastikan ini berada di rumah sakit. But, why ? seingat ku tadi aku bersama Soyu menyaksikan pertandingan basket dan terakhir aku ingat aku melihat seseorang. Tapi siapa ?

“O, kau sudah bangun ternyata.” Tanya seseorang yang baru datang di depan pintu. Oh aku tahu sekarang, orang yang terakhir kali ku lihat itu adalah Kai. Dan sekarang dia membawa ku ke Rumah sakit.

“Apa yang terjadi ?” aku bertanya sambil memandang ke-kanan dan ke-kiri, Persis seperti anak anjing yang mencari sang induk.

“You fall and I bring you in here. Hospital.” Jawab Kai dengan tampang Sok cool’nya. Aku mendengus, tapi juga merindukannya. Sungguh, lama tidak bersama dan hanya bergulat dengan Soyu juga Chanyeol membuat rongga dada ku sesak. Belum lagi Tugas dari dosen yang tambah membuat ku tidak fit. Where is you for while, Kai ? aku bertanya dalam hati.

“Bagaimana kau bisa semenyedihkan ini, Huh ?” aku tahu, di pertanyaan’nya menyimpan sejuta makna. Kesal, Khawatir, juga rindu bercampur jadi satu.

“Emm, begitulah. Aku harus mengerjakan beberapa tugas. And then i got sick. Poor me.” Aku mengasihani diriku sendiri. Dia hanya tersenyum. Oh senyumannya yang ku rindukan.

“Dan kenapa akhir-akhir ini kau bersama Chanyeol. Melengket seperti Lem.” Tanya’nya dengan nada sakartis. Oh, apakah dia mulai .. Cemburu ?? mungkin.

“Aku dan dia mengerjakan tugas bersama-sama. Bukan hanya Chanyeol, Soyu juga. Dan kau, jangan berpikir yang macam-macam.” Aku mengancam sebelum dia mengeluarkan statement tak masuk akal. Jika boleh berkata, sakit ini juga karena Chanyeol. Good, dia memang Bad Boy.

“Oh, begitukah ?” dia menjawab dengan nada sinis. Rasanya aku ingin menjambak rambutnya karena kesal dan gemas. Kenapa dia tiba-tiba sok protecktif seperti ini ? dan kenapa dia tidak mempercayaiku lagi ?

“Yups, kau kenapa sih ?” tanya ku heran.

“Apanya ?” tanyanya dengan tampang yang juga menyiratkan keheranan.

“Kenapa kau begitu kesal padaku, Huh ?”

“Kenapa ya ?” tanyanya sambil sok bepikir.

“Jelas aku kesal padamu karena selama 2 minggu ini kemana saja, huh ? kenapa sih jarang sekali memberiku kabar ? dan kenapa tiba-tiba kau harus selalu bersama Chanyeol ? kau bahkan setiap malam selalu diantarnya ? kenapa tidak pernah meminta bantuan ku, Nam Hyojin ? apa kau sudah tidak sayang padaku lagi ?” nafasnya terengah-engah. Aku menatapnya tidak percaya. Barusaja apa yang ia katakan ? matanya memancarkan kemarahan sekaligus kecemasan.

“Dan satu lagi, kenapa kau bisa tiba-tiba jatuh sakit seperti ini ? tak taukah kau betapa khawatirnya aku ?” dia menatap mataku dalam dan tajam. Aku mengerti, dia memang benar-benar frustasi karena akukah ? oh maafkan aku Kai, bukannya aku bermaksud untuk membuatmu frustasi.

“Mian, aku tidak memberitahu mu. Aku terlalu pusing dengan tugas. Belum lagi harus selalu pulang malam-malam dengan si sinting Chanyeol. Tak taukah kau kalo sakit ini gara-gara Chanyeol, Huh ?”aku memasang wajah cemberut. Dia terlihat lebih tenang. Dia membelai lembut rambutku. Memberiku limpahan kasih sayang yang tertahan selama ini. Aku selalu suka saat dia bisa menjadi sosok yang penyayang dan perhatian.

“Chanyeol apakan kamu, huh ? aku akan memberinya pelajaran.” Aku tersenyum melihat tingkahnya. Aku menggegam tangannya.

“Aku serius. Aku akan membuat perhitungan karena telah membuat gadisku ini jatuh sakit.” Aku tersipu malu. Pipiku pasti telah merah padam. Seperti di poles Blos On setembal 5 cm.

“Tidak usah berlebihan, Kai. Aku tidak apa-apa.” aku mencoba menenangkannya.

“Tidak, aku akan memberinya pelajaran yang setimpal.” Ku lihat kesungguhan di mata dan ucapannya. Tipe orang yang gentle. Aku jadi merasa bersalah telah membawa-bawa nama Chanyeol. Maafkan aku brother.

“Pelajaran apa ? Bahasa China kah ? Menari kah ? atau Fisika ?” tanyaku mencoba menggodanya. Dia hanya mendengus.

“Hei, akhir-akhir ini pula kau dekat dengan Yujin ? ada urusan apa ?” tanyaku mengalihkan pembicaraan.

“Dia manager baru tim Basket. Kenapa ? kau cemburu , ne ?” dia balik menggodaku. Aku kembali mendengus. Bocah ini -__-

“Aniyo. Tanya saja.” Jawabku cuek. Dia menampakan seringai. Oh ini tidak baik.

“Aku tahu kau cemburu, Mrs. Hyo. Sudah, jawab saja.” Dia semakin mendekatkan wajahnya hingga terpaut jarak 5 cm. Aku menahan nafas. Ini bisa membuat jantungku berpacu tak karuan. Wajahnya terlihat sangat tampan sekarang. Aku benar-benar mengagumi pahatan tuhan yang satu ini.

“Ku bilang T-tidak. A-aku t-tidak cemburu.” Jawabku gelagapan saat dia semakin mendekatkan wajahnya hingga bisa ku hirup aroma tubuhnya yang sangat maskulin. Aku menyukai itu. Lalu tanpa aba-aba dia mengunci bibirku. Rasanya aku ingin meleleh sekarang. Aku menikmati ciumannya yang semakin panas dan dalam. Aku sungguh menyukai ini. He is good kisser.

BRAKKK … terdengar pintu terbuka dan munculah 2 orang songong yang ingin ku kutuk sekarang juga. Aku dan Kai melepas tautan kami.

“Oh maaf bila mengganggu acara kalian, tapi tunggu dulu, Hyojin sedang sakit Kai. Ini bukan waktu yang tepat.” Chanyeol menginterupsi dengan gaya sok taunya dan bicara lirih di akhir kalimat. Aku benar-benar malu dan kesal. Rasanya ingin melempar Chanyeol ke zimbwabe dan jangan lupakan tampang meremehkan milik Soyu. Kalian berdua memang setan yang terkutuk.

“CHANYEOL!!!” Kai berteriak penuh amarah

“SOYU!!!” Akupun mengikuti kai menyumpah serapah mereka. Mereka berdua hanya terkikik geli, dan keluar.

“NIKMATILAH WAKTU KALIAN MR. AND MRS. KIM” Chanyeol dan Soyu melongos pergi. Dan kami berdua bertatap heran. Lalu sedetik kemudian kami saling tertawa.

“Dasar Setan Dari Neraka” pikir kami.

FIN

Woaa~ fisrtly comeback with old-written-story. Trust me, its written about one year ago.. long time, isn’t ? but, i hope this make new spirit to always reading my story ^^

Oh hey ho.. everbody. Thankseu yang udah baca. Sorry ceritanya ga ada menarik-menariknya atau kelihatan Gaje. Mianhae,Mianhae,Mianhae.. yang berminat coment silahkan, itu sangat di sarankan. Yang ga mau, juga gapapa. Hehehehe 😀 kapan-kapan aku bawain ff lagi ne ? so, see you next time ^^

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s