[FF] Emoticon

Gambar

Title : Emoticon
Author : Kyfkyafly (@2fNyez)
Cast : Luhan, Sena
Genre : Romance, Fluff
Sumarry : That You know, emoticon is way how we show our feeling.
Just Fiction, Nothing real. Sorry for Bad fic and the Typos. Enjoy the story and Happy reading ^^
2014©Kyfkyafly’s Storylines

-Story Begin-
.
.
.

(=|
Sena menautkan alisnya ketika melihat Emoticon itu. Dia tak habis pikir dengan apa yang Luhan tulis di kolom Chantting mereka. Ya, saat ini Sena, Luhan dan beberapa teman lainya sedang Chatting di Group yang mereka buat. Kali ini Sena mendapat balasan emoticon tersebut dari Luhan dan sena sama sekali tak mengerti.

Cerita berawal ketika Sena tak sengaja mengirim Fotonya dengan salah seorang pemain Theater di sekolah, Kim Hae Kyung namanya. Mereka bertemu di backstage seusai pertunjukan karena Sena adalah salah seorang Koordinator pada saat itu. Wajar saja bukan, yang tidak wajar adalah beberapa komentar dari teman-temannya yang seolah menggodanya. Kim Hae Kyung memang berparas tampan, tentu membuat geger, apalagi bagI para Yeoja yang sangat sensible dengan sesuatu yang ‘Bening’
“Oh, kau beruntung bisa berfoto dengan salah satu idola sekolah.” Komentar Hanyi.
“Bukankah dia adik kelas kita ?” Komentar Namjoo yang di balas oleh Karen,
“Iya, ternyata selera sena yang muda-muda ya ?” kemudian Namjoo dan karen saling tertawa bersama, terlihat dari emoticon yang mereka tunjukan. Dan mereka berdua memilih meninggalkan percakapan. Mungkin mereka ingin bergossip yang lebih tertutup.
Dari kubu namja juga tak mau kalah. Baekhyun dan Chanyeol juga ikut berkomentar.
“Aku juga tadi berfoto dengan Seul.” Pamer Chanyeol dengan mengirim fotonya di kolom komentar. Baekhyunpun tak mau kalah,
“Lihat ini Chan, aku berfoto dengan Dara. Lebih cantik dari Seul bukan ? Hahahaha~”
Sena menembak raut wajah Chanyeol berubah masam. Tentu, Dara adalah Idola Chanyeol di sekolah dan yang menambah masam dimukanya pasti karena Baekhyun yang dapat berfoto dengannya, sedangkan Chanyeol yang telah lama menjadi penggemar setianya saja, tidak pernah. Ini tidak adil. Segera Chanyeol membalas Foto Baekhyun.
“Apa-apaan kau Baek ?? Kau curang, diakan tidak ikut Main dalam pertunjukan !!!!”
Dan terjadilah perang dunia ketiga pada kolom komentar di foto Sena. Memang kemarin Mereka –para komentator foto sena- menonton pegelaran Theater di sekolah dalam rangka acara Amal yang nanti hasilnya akan di sumbangkan ke Yayasan anak dan juga rumah sakit anak. Acara yang di gelar setiap tahun dan melibatkan hampir seluruh siswa-siswi. Tentu mereka tak ingin melewatkannya bukan, Toh dalam Theater biasanya di sini dengan anak-anak yang berparas di atas rata-rata. Yah, meskipun sebenarnya mereka sama.
“Acaranya Bagus.”
Tiba-tiba Luhan memberikan komentar, padahal dia salah satu dari sekian teman-teman Sena yang jarang berkomentar. Dan sungguh hal yang luar biasa seorang Xi Luhan yang di kenal imut itu berkomentar, apalagi di foto orang lain.

Bukannya tidak mau membalas komentar Luhan, hanya saja Sena sudah pusing dengan aksi Baekyeol yang anarkis dalam berkomentar juga OutOfTopic’nya yang sangat kacau. BaekYeol mengadakan war. Luhan yang merasa jengah di acuhkan sekali lagi mencantumkan Komentar,
“ (=| “
begitulah Emoticon yang di tulisnya. Entah mengapa Sena, Chanyeol dan Baekhyun langsung berhenti dari aksi rusuh mereka. Mungkin mereka bertiga terpaku dengan emoticon Luhan. Karena sejujurnya, mereka sangat menghargai Luhan, yah dia orang yang sangat berkharisma meskipun terkadang juga sama konyolnya dengan BaekYeol.
“Ada apa dengannya ?” Tanya Chanyeol
“Aku tak tahu.” Baekhyunpun menjawabnya.
“Sama.” Tambah Sena.
Mereka bertiga teheran-heran. Apalagi ketika Luhan meninggalkan Percakapan. Sena berfikir apa salahnya. Senapun memutuskan meninggalkan percakapan, sama dengan Luhan. Entahlah dengan BaekYeol, apakah mereka akan melanjutkan perselisihan –yang membuat spam- atau ikut meninggalkan percakapan, Senapun juga tak mau tahu. Itu masalah mereka, pikirnya.

.
.
.
Sena tak berhentinya berfikir tentang Emoticon yang di tulis Luhan. Dia berfikir apa arti dari Emoticon tersebut.
Dia merasa itu salah satu ungkapan kesal, namun dari sekian banyak emoticon yang biasanya di jumpai, baru kali ini dia menemukan Emoticon tersebut. Mungkin bukannya tidak pernah menemui, hanya saja Sena Kurang berfikir dan kurang knowledge, mungkin. Maka dia memutuskan mengirim pesan pada Hanyi.

To : Hanyi
Menurutmu apa arti dari (=| ?

Belum ada 5 menit, Hayoung membalas

From : Hanyi
(=| ?? apa ya ? sedih mungkin…
Ada apa memangnya ?

Sena berfikir sama dengan balasan Hayoung. Dia befikir juga, bila arti dari emoticon tersebut berarti sedih.

To : Hanyi
Ok, thanks. Tidak ada apa-apa 

Setelah itu Sena memilih untuk tidur, meskipun esok hari adalah hari libur, dimana biasanya di gunakan oleh pelajar untuk berlarut-ria semalaman suntuk.

.
.
.
Esok harinya Sena kembali membuka Group. Ternyata Luhan mengirim sebuah foto. Itu dirinya dan beberapa teman Koordinatornya yang sedang mengatur tata letak panggung sebelum pertunjukan. Sebuah Gladi resik kecil-kecilan demi mematangkan segala aspek yang mempengaruhi aksi pertunjukan yang nanti bakal di gelar. Dan jangan Heran bila Luhan mendapat Foto tersebut, dia seorang anak Fotografer terkenal di Dunia. Ayahnya bekerja di Majalah tertemuka di Amerika, New York. Dia telah di percaya menjadi Fotografer acara tersebut langsung dari kepala sekolah. Ibunya pun seorang Desainer tertemuka di korea yang ikut berandil dalam acara Theater itu. Sena mengembangkan senyum. Angle dan pencahayaan sangat pas dan Perfect. Mungkin darah seni mengalir dari ayahnya. Sinematografi yang awesome. Foto yang bertitle, ‘The Greatest Team Back Scene’
“  “
Tulis Sena dalam komentar. Dia sangat senang, dirinya di sorot kamera dalam tata letak yang epik.
Tak disangkan Luhan membalas komentar sena.
“ :)) “
double smile, dan Sena kembali menautkan alis. Kali ini Sena tersenyum. Tak seperti kemarin, Luhan menulis emoticon sedih yang membuat tanda tanya besar di benak Sena. Dia tak tahu apa penyebabnya. Namun seketika teman-temannya langsung berkomentar.
“HAHAHAHA, Luhan you got Caught !!!” Tulis Chanyeol.
“Cieee.. kalian berdua, Hayoo” Tulis Karen.
“Sena-ya, tau tidak ? Luhan banyak mempotret mu, padahalkan kau bukan pemainnya kemarin.” Tulis Baekhyun.
Sena tak bisa menyembunyikan raut wajahnya yang sudah memerah, walau teman-temannya tidak dapat melihatnya. Luhan membalas dengan,
“Apa-apaan kau Baek ??” Baekhyun membalas dengan Komentar yang sangat menggemparkan Sena. Membuat jantungnya berdetak cepat dan seketika dia merasa aneh, apakah benar ? pikirnya.
“SENA, LUHAN MENYUKAIMU.”
Dan ternyata semua teman-teman Sena telah mengetahuinya. Hanya saja Sena tak menyadarinya. Dia mengulas senyum malu-malu. Dan setelah itu, berbondong-bondong Godaan di tujukan padanya.

FIN
I’m sorry for failed-fic ever we had know , and thanks for read this story  – Author

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s